Para relawan, warga dan aparat bekerja bakti memperbaiki rumah yang rusak karena bencana angin kencang di Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (12/1).

Para warga yang dibantu aparat dan relawan dikerahkan untuk bekerja bakti memulihkan dampak bencana angin kencang yang melanda sejumlah daerah di Kabupaten Wonogiri, Sabtu (12/1). Mereka memperbaiki rumah, membersihkan bangkai pepohonan serta memperbaiki tiang listrik dan tiang telepon yang tumbang.

Kepala pelaksana harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri Bambang Haryanto mengatakan, kegiatan pemulihan diprioritaskan pada rumah warga dan fasilitas umum yang rusak diterjang angin kencang.

“Lokasi pemulihan bencana kami laksanakan di Desa Kepuhsari, Kelurahan Pagutan, Desa Gunungan, dan Desa Karang Lor,” katanya. 

Adapun personil yang dilibatkan, antara lain BPBD, TNI, aparat desa, Relawan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), Tagana Rajawali, Relawan Desa Sendang Wonogiri dan Desa Kepatihan Selogiri, Tim SAR serta masyarakat setempat.

“Pemulihan dampak angin di Desa Sedayu (Kecamatan Pracimantoro) dan Desa Sayutan (Kecamatan Puhpelem) telah dikondisikan oleh warga dibantu relawan kecamatan masing-masing,” imbuhnya.

Sebelumnya, bencana angin kencang melanda beberapa daerah di Kabupaten Wonogiri, Jumat sore (11/1). Antara lain di Desa Kepuhsari, Kelurahan Pagutan, Desa Gunungan, Desa Karang Lor (Kecamatan Manyaran), Desa Sukorejo (Kecamatan Puhpelem), dan Desa Sedayu (Kecamatan Pracimantoro). Belasan bangunan rusak dan puluhan pepohonan tumbang dalam musibah itu.

Di Kelurahan Pagutan, empat bangunan rumah mengalami kerusakan. Di Desa Kepuhsari, tujuh bangunan rumah dan kandang mengalami kerusakan. Di Desa Karanglor, tiga bangunan rumah dan kandang juga rusak. Di Desa Gunungan, pohon tumbang menimpa jaringan listrik, sehingga tiang listrik dan tiang telepon juga roboh.

Demikian pula di Desa Sukorejo sebuah rumah rusak tertimpa pohon dan di Desa Sedayu sebuah rumah juga rusak setelah diterjang angin kencang.